KEDIRI – Wali Kota Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Pakunden 1 pada Selasa (3/3/2026) guna meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Dalam kunjungan tersebut, fokus utama tertuju pada kondisi fisik bangunan sekolah, di mana ditemukan tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan cukup serius dan dinilai dapat mengganggu kenyamanan serta keamanan proses belajar mengajar.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kerusakan pada tiga ruang kelas tersebut meliputi bagian atap yang rapuh serta beberapa titik plafon yang mulai jebol. Kondisi ini menyebabkan ruangan tidak dapat digunakan secara optimal, terutama saat turun hujan. Wali Kota menegaskan bahwa keselamatan siswa dan guru harus menjadi prioritas utama, sehingga penanganan infrastruktur pendidikan yang rusak tidak boleh ditunda.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Wali Kota Kediri segera menginstruksikan Dinas Pendidikan dan dinas terkait untuk melakukan asesmen teknis dan pengalokasian anggaran perbaikan dalam waktu dekat. Beliau menekankan agar proses rehabilitasi ruang kelas dilakukan dengan standar kualitas yang baik agar bangunan memiliki daya tahan lama. Selain perbaikan fisik, Wali Kota juga meminta pihak sekolah untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan agar ekosistem belajar tetap sehat.
Langkah sidak ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam memetakan kualitas infrastruktur sekolah secara menyeluruh di seluruh wilayah kota. Dengan adanya perbaikan yang tepat sasaran, diharapkan tidak ada lagi kendala fasilitas yang menghambat pencapaian prestasi siswa. Pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan proses perbaikan hingga ruang kelas tersebut kembali layak digunakan sesuai fungsinya. (red)

0 Komentar