KOTA KEDIRI, JAWA TIMUR – Tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat Kediri, KH Abdul Qowim atau yang akrab disapa Gus Qowim, menghadiri kegiatan Pondok Ramadan yang diselenggarakan di wilayah Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jumat (6/3). Dalam ceramahnya di hadapan ratusan warga, Gus Qowim mengajak masyarakat untuk tidak hanya fokus pada ibadah ritual semata, tetapi juga meningkatkan kepekaan sosial terhadap kondisi tetangga dan warga di sekitar lingkungan mereka. Gus Qowim menekankan bahwa esensi dari bulan suci Ramadan adalah melatih empati melalui rasa lapar dan haus, yang seharusnya diimplementasikan dalam bentuk aksi nyata seperti zakat, infak, dan sedekah. Ia mengingatkan bahwa keberkahan puasa akan semakin sempurna apabila dibarengi dengan semangat membantu warga yang kurang mampu atau mereka yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Menurutnya, kerukunan warga di Mojoroto dapat menjadi modal sosial yang kuat untuk membangun Kota Kediri yang lebih harmonis. Kegiatan Pondok Ramadan ini juga diisi dengan diskusi keagamaan dan doa bersama untuk kemajuan daerah. Gus Qowim mengapresiasi antusiasme warga Mojoroto yang tetap aktif menjaga tradisi keagamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar-tetangga. Melalui pesan-pesan kemanusiaan yang disampaikan, diharapkan semangat berbagi ini terus berlanjut bahkan setelah bulan Ramadan berakhir, guna menciptakan ekosistem masyarakat yang saling peduli dan mendukung satu sama lain.(rey) Maret 06, 2026
Bakhti Sosial Polri: Sumur Bor Polres Kediri Jadi Solusi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat Maret 06, 2026
Dorong Profesionalisme, Peradi Kediri Ajak Advokat Bersinergi dengan Kepolisian dan Jaksa Maret 06, 2026