KOTA KEDIRI, JAWA TIMUR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kediri menerima kunjungan studi tiru dari jajaran DPMPTSP Kabupaten Tulungagung, Kamis (5/3). Kunjungan ini difokuskan pada upaya pendalaman strategi pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kota Kediri dinilai berhasil menciptakan sistem pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik pungutan liar.
Dalam pertemuan tersebut, pihak DPMPTSP Kota Kediri memaparkan berbagai inovasi unggulan, mulai dari penyederhanaan alur perizinan hingga optimalisasi layanan digital yang memangkas birokrasi. Delegasi dari Kabupaten Tulungagung berkesempatan melihat langsung operasional teknis di lapangan guna memahami bagaimana komitmen pimpinan dan integritas pegawai menjadi pilar utama dalam meraih predikat ZI. Langkah ini diharapkan dapat diadaptasi untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat di Tulungagung.
Kepala DPMPTSP Kota Kediri menegaskan bahwa keberhasilan membangun Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan perubahan budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Sinergi antar-daerah seperti ini dipandang penting untuk saling menginspirasi dalam menciptakan iklim investasi yang sehat di Jawa Timur. Pertemuan diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai kendala teknis lapangan dan solusi yang telah diimplementasikan oleh Pemerintah Kota Kediri.(red)

0 Komentar