Perempuan yang akrab disapa Mbak Cicha itu menegaskan, lomba penyuluhan bukan sekadar ajang adu kemampuan berbicara di depan publik. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan peran kader PKK dalam memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.
Tema yang diangkat pun menyentuh persoalan sehari-hari di lingkungan keluarga. Mulai dari pola asuh anak di era digital, kesehatan pangan keluarga, hingga pencegahan stunting yang masih menjadi perhatian serius.
“Saya berharap lomba penyuluhan ini tidak sekadar kompetisi untuk mencari siapa yang terbaik, tapi juga untuk mengukur sejauh mana kerja kita semua dan seberapa besar dampaknya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Mbak Cicha.
Menurutnya, penyuluhan merupakan ujung tombak perubahan perilaku di tingkat keluarga. Cara penyampaian, bahasa yang digunakan, serta contoh nyata di lapangan sangat menentukan apakah pesan yang disampaikan benar-benar dipahami dan diterapkan warga.
Ia juga menyoroti fenomena anak-anak yang kini lebih dekat dengan gadget dibanding orang tua. Kondisi ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius para ibu dan kader PKK.
“Pendampingan, pembatasan waktu penggunaan gadget, dan komunikasi hangat di rumah jauh lebih penting daripada sekadar memberi handphone supaya anak diam,” jelasnya.
Selain isu digital parenting, persoalan stunting juga menjadi fokus utama. Mbak Cicha menekankan bahwa pencegahan stunting tidak cukup hanya dengan pemberian makanan tambahan, tetapi harus dibarengi edukasi berkelanjutan, pendampingan ibu hamil, serta pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin.
Ia menegaskan, kader PKK desa merupakan garda terdepan dalam upaya penurunan stunting karena mereka bersentuhan langsung dengan keluarga di tingkat bawah.
Menurutnya, hasil utama dari lomba ini bukan soal siapa yang menjadi juara. Target besarnya adalah meningkatnya pemahaman orang tua tentang pola asuh yang tepat, kemampuan mengolah makanan bergizi, serta menurunnya risiko stunting di Kabupaten Kediri.
“Yang paling penting, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
0 Komentar