KEDIRI, brillianjustice.online  — Museum Sri Aji Joyoboyo tak mau sekadar jadi bangunan sejarah yang sunyi. Setelah pagar rampung dan soft launching pada 25 Desember, museum kebanggaan Kabupaten Kediri ini bersiap berubah wajah besar-besaran. Tahun 2026, pemerintah daerah menggelontorkan anggaran fantastis sekitar Rp6 miliar untuk memoles tampilan sekaligus melengkapi fasilitasnya.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, memastikan proyek pembangunan museum belum berhenti.

“Pembangunan bakal berlanjut. Pagunya sekitar Rp6 miliar,” ujar Irwan.

🎨 Fasad Baru, Museum Tak Lagi Polos

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun fasad museum, sehingga tampilan luar tak lagi terkesan kaku dan monoton. Selain itu, dilakukan rehabilitasi dan revitalisasi amfiteater di halaman belakang museum.

“Pada 2026 ini dilakukan penyelesaian atau finishing pembangunan fasilitas museum,” terang Irwan. Menurutnya, pembangunan fasad bertujuan memperindah museum sekaligus meningkatkan daya tarik publik.

Tak hanya soal estetika, sejumlah fasilitas pendukung juga akan dibenahi.

“Seperti amfiteater, akses keluar masuk kendaraan, fasilitas parkir, dan lainnya,” jelasnya.

🌿 Natural–Modern, Tetap Berjiwa Kediri

Kepala Bidang Cipta Karya DPKP Kabupaten Kediri, Joko Riyanto, menambahkan bahwa saat ini museum masih terlihat terlalu polos. Karena itu, pembangunan fasad dinilai mutlak.

“Konsepnya natural-modern, tapi tetap memasukkan unsur budaya khas Kediri,” kata Joko.

Untuk amfiteater, rencananya akan ditambahkan ornamen khusus sebagai latar panggung. Dengan begitu, pengunjung tak hanya disuguhi tampilan fisik bangunan museum, tetapi juga visual yang sarat makna budaya.

“Nanti orang-orang di tribun tidak hanya melihat museum. Akan ada background, entah itu candi atau ornamen budaya lainnya,” ujarnya.

🚗 Akses Kendaraan & Parkir Jadi Sorotan

Selain tampilan dan panggung, aspek site development juga menjadi perhatian serius. Joko menyebut akses kendaraan besar dari sisi utara–selatan museum masih perlu dibangun.

“Yang di sisi dalam sudah ada. Tapi akses dari jalan raya menuju pelataran museum, kiri-kanannya, itu belum ada,” ungkapnya.

⏳ Target Jelas: September Harus Rampung

Untuk tahap teknis, Detail Engineering Design (DED) disebut sudah selesai, namun masih perlu direview. Proses peninjauan ulang ditargetkan rampung akhir Januari hingga pertengahan Februari.

Jika sesuai jadwal, tender akan dilakukan bulan depan, kontrak proyek pada awal April, dan pembangunan ditargetkan selesai September 2026.

“Kalau semua lancar, September selesai,” tandas Joko.

🚀 Dari Museum Biasa ke Ikon Wisata

Dengan wajah baru, fasilitas lengkap, dan sentuhan budaya yang kuat, Museum Sri Aji Joyoboyo diproyeksikan tak sekadar menjadi tempat menyimpan sejarah, melainkan ikon wisata budaya baru Kediri.

Sejarah pun kini tak lagi hanya dibaca—tetapi dipamerkan dengan gaya, dinikmati dengan rasa, dan dibanggakan dengan wajah baru.